Karama.id – Palu, Universitas Tadulako telah menggelar Pengucapan Janji Dokter Muda Ke-XXXIV serta Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Lulusan Ke-XXXVIII Program Studi Fakultas Kedokteran. Acara yang berlangsung di Aula Baru Fakultas Kedokteran ini dihadiri oleh Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, Ketua Senat, pimpinan fakultas, jajaran dosen, serta tamu undangan.
Sebanyak 140 dokter muda mengikuti prosesi pengucapan janji yang dilaksanakan pada sesi pertama di pagi hari. Selanjutnya, pada sesi kedua di siang hari, sebanyak 17 dokter muda resmi dilantik dan diambil sumpahnya.

Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Moh. Ardi Munir, M.Kes., Sp.OT, FICS, FAACT, MH, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari perjuangan orang tua. Tentu saja, tidak mudah sampai di tahap ini karena memerlukan biaya, waktu, dan dukungan penuh dari keluarga,” ungkapnya.
Beliau juga berpesan kepada para dokter muda agar terus mengembangkan diri dan meraih pendidikan setinggi-tingginya.
“Fakultas Kedokteran kita sudah di level nasional, hampir seluruh wilayah Indonesia mengenal fakultas ini. Oleh karena itu, jaga almamater kita, berkarya dengan etika yang tinggi, dan jangan ragukan rezeki yang akan datang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. Ardi Munir menyampaikan bahwa banyak lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang berhasil diterima sebagai ASN dan PPPK, menunjukkan daya saing yang tinggi dan profesionalisme lulusan.
Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., turut memberikan sambutan dengan mengucapkan selamat kepada para dokter muda yang baru saja dilantik.
“Lulusan Fakultas Kedokteran Untad telah mencapai standar internasional, dan pendidikan yang kami berikan tidak kalah dengan universitas lainnya. Kami berharap, pada 31 Maret 2025 nanti, Rumah Sakit Universitas Tadulako akan siap digunakan untuk kegiatan koas dan praktik bagi mahasiswa kedokteran.”
Prof. Amar juga menegaskan bahwa Wakil Gubernur Sulawesi Tengah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Rumah Sakit Universitas Tadulako.
Di akhir sambutannya, beliau memberikan pesan kepada para dokter muda:
“Jangan pernah berhenti belajar, hormati pasien, bekerjasama dengan tim medis, utamakan keselamatan pasien, jaga etika, pelihara keseimbangan tubuh, dan selalu ingat untuk tetap empatik.”
Acara ini menjadi momentum penting bagi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dalam melahirkan tenaga medis yang kompeten dan berintegritas.














