Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Laksanakan Sholat Iduladha, Siapkan 85 Sapi dan 5 Kambing untuk Kurban

badge-check


					Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., Asean Eng. Memberikan Hewan Kurban Kepada Juru Sembelih Halal (Juleha) Untuk Dilakukan Penyembelihan Kurban. (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., Asean Eng. Memberikan Hewan Kurban Kepada Juru Sembelih Halal (Juleha) Untuk Dilakukan Penyembelihan Kurban. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan Sholat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di halaman Auditorium Untad, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan Sholat Iduladha tersebut diikuti pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat sekitar kampus.

Dalam pelaksanaan sholat, bertindak sebagai imam Risqi Nur Ifansah, sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Prof. Dr. Juraid, S.Pd., M.Si.

Baca Juga:
Untad Buka Seleksi Mandiri 2026, Siapkan Lebih 2.400 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru”

Dalam khutbahnya, Prof. Juraid menyampaikan bahwa Iduladha mengajarkan hakikat kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT, di mana yang membedakan hanyalah ketakwaannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk anak yang saleh, berakhlak, dan taat kepada Allah SWT serta Rasul-Nya. Selain itu, jamaah diajak meneladani sikap sami’na wa atha’na atau patuh terhadap seluruh ketentuan Allah karena seluruh perintah-Nya pada hakikatnya membawa manfaat bagi kehidupan manusia.

Dalam khutbahnya, Prof. Juraid turut mengingatkan agar umat Islam tidak mengikuti godaan setan yang terus berupaya menyesatkan manusia dari jalan kebenaran. Menurutnya, ibadah kurban juga menjadi simbol pengendalian hawa nafsu dan kesombongan dalam diri manusia.

Ia menegaskan, semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS harus menjadi inspirasi untuk membangun kepedulian sosial, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta menempatkan kemaslahatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Usai pelaksanaan Sholat Id, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal Iduladha di Auditorium Untad.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Untad, Muhammad Ihsan Akib, S.Tr. Kes(ft)., M.Biomed. menyampaikan laporan pelaksanaan kurban tahun ini.

Ia mengatakan Untad akan menyembelih sebanyak 85 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang berasal dari partisipasi pimpinan universitas, fakultas, sivitas akademika, alumni, perbankan, hingga masyarakat sekitar kampus.

Menurut Ihsan, daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tenaga kebersihan, petugas keamanan, mahasiswa, serta warga sekitar kampus sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., Asean Eng. Mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat integritas, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi di lingkungan kampus.

Baca Juga:
Tiga Tahun Kepemimpinan Prof Amar, UNTAD Catat Transformasi dan Capaian Strategis”

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, moral, dan integritas.

“Kampus harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, empati, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Prof. Amar juga menekankan pentingnya budaya gotong royong, teamwork, kolaborasi, serta toleransi di lingkungan kampus sebagai modal menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi.

Ia turut mengingatkan panitia dan seluruh peserta kurban untuk menjaga kebersihan lingkungan pasca penyembelihan hewan kurban agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Kegiatan halalbihalal tersebut dihadiri unsur pimpinan universitas, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, Dharma Wanita, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan