Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Mendukung Program Berani Cerdas Pemprov Sulteng

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, terus menggencarkan realisasi program unggulannya, salah satunya Program Berani Cerdas. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui pemberian beasiswa senilai Rp 4.000.000 per semester atau Rp 8.000.000 per tahun per mahasiswa.

Rektor Universitas Tadulako (UNTAD), Prof. Dr. Ir. Amar ST., MT., IPU., ASEAN Eng., pada Rabu (12/03/2025) mengungkapkan bahwa seluruh rektor perguruan tinggi telah melakukan pertemuan tatap muka dengan Gubernur terkait pelaksanaan Program Berani Cerdas. Ia menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung kesuksesan program tersebut dan berharap semakin banyak mahasiswa yang mendapat kemudahan akses pendidikan, termasuk di UNTAD.

“Kami mendukung sepenuhnya visi dan misi program kerja Pak Gubernur. Program Berani Cerdas ini sangat membantu baik bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta, terutama dengan adanya pemberian beasiswa bagi mahasiswa,” jelasnya.

Di tengah semangat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Rektor UNTAD Amar juga berharap agar pemerintah kabupaten/kota turut berkontribusi dengan menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa tidak mampu melalui alokasi anggaran daerah. Tahun ini, UNTAD diperkirakan akan menerima lebih dari 9.000 calon mahasiswa baru, sementara bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Program KIP hanya tersedia untuk sekitar 1.500 mahasiswa.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan akses pendidikan tinggi demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan