Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) resmi mengumumkan hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027.
Pengumuman tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat pleno yang dipimpin langsung Rektor Untad bersama jajaran pimpinan universitas, termasuk para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, dekan, serta unsur pengawas internal seperti Satuan Pengawas Internal Untad dan senat universitas.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor Untad, Prof. Dr. I Wayan Sudarsana, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa antusiasme pendaftar pada gelombang pertama cukup tinggi.
“Tercatat sebanyak 1.136 orang melakukan pendaftaran, dengan 723 peserta mengikuti rangkaian seleksi secara lengkap,” ujarnya.
Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 618 peserta dinyatakan lulus, terdiri atas 67 mahasiswa program doktor dan 551 mahasiswa program magister.
Rangkaian seleksi tahun ini meliputi tes kemampuan Bahasa Inggris, Tes Potensi Akademik (TPA), penilaian portofolio, hingga wawancara.
Menurut Prof. Wayan Sudarsana, aspek wawancara terkait komitmen pendaftaran ulang menjadi salah satu poin penting dalam proses penilaian.
“Kami sangat memperhatikan komitmen peserta untuk mendaftar kembali. Sistem integrasi kami akan mencatat rekam jejak pendaftar. Jika peserta yang dinyatakan lulus tidak mengambil kesempatannya atau tidak melakukan daftar ulang, maka akun mereka akan terblokir secara otomatis untuk pendaftaran pada periode berikutnya,” tegasnya.
Peserta yang dinyatakan lulus diimbau segera melakukan pendaftaran ulang dan pembayaran biaya pendidikan melalui laman resmi pascasarjana Untad.
Kelulusan peserta juga akan diperkuat dengan penerbitan Letter of Acceptance (LOA) resmi yang ditandatangani pihak universitas untuk kebutuhan administrasi beasiswa maupun kedinasan.
Prof. Wayan Sudarsana menambahkan, total daya tampung Program Pascasarjana Untad tahun ini mencapai 1.270 kursi. Karena itu, universitas akan segera membuka pendaftaran Gelombang II guna memenuhi sisa kuota sebanyak 657 kursi.
Pada gelombang berikutnya, Untad juga direncanakan membuka program studi baru, yakni Program Magister Pendidikan Dasar dengan kuota awal sekitar 40 mahasiswa yang dibagi dalam dua kelas.
Ia juga menegaskan bahwa peserta yang telah dinyatakan lulus pada Gelombang I tidak diperkenankan mengikuti seleksi kembali pada Gelombang II, baik untuk perpindahan program studi maupun alasan lainnya karena data peserta telah terkunci dalam sistem.
“Pengumuman kelulusan dapat diakses mulai hari ini, 13 Mei 2026, melalui akun masing-masing peserta. Kami ucapkan selamat bagi yang telah bergabung, dan bagi yang belum berkesempatan, silakan mempersiapkan diri untuk pembukaan Gelombang II dalam waktu dekat,” pungkasnya.














