Karama.id – Palu, Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Demokrat, Ucu Susanto, S.E., melaksanakan kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat atau reses Masa Sidang Pertama Caturwulan I Tahun 2026 di Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur. Pertemuan yang berlangsung di Jalan Sotoyo, RW 02/RT 07 tersebut menjadi ruang langsung bagi warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang selama ini belum terakomodasi melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Sebagai Ketua Komisi A DPRD Kota Palu yang membidangi penentuan anggaran dan bermitra dengan pemerintah kecamatan, kehadiran Ucu Susanto dinilai strategis oleh warga. Camat Palu Timur dalam sambutannya menyebut kegiatan reses sebagai “jalan tol aspirasi”, karena dinilai mampu mempercepat realisasi kebutuhan masyarakat dibandingkan mekanisme reguler.

Dalam sesi dialog, sejumlah ketua RT, kader posyandu, dan tokoh masyarakat menyampaikan berbagai persoalan mendesak. Salah satunya terkait infrastruktur drainase sepanjang 259 meter yang telah diusulkan sejak 2019 namun hingga kini belum terealisasi. Selain itu, warga juga meminta perbaikan jalan rabat beton di beberapa titik, di antaranya RT 03 dan RT 13 dengan total panjang sekitar 400 meter, serta pengocoran bahu jalan di Lorong Ikamas sepanjang 200 meter.
Keluhan juga datang dari kader Posyandu Asyifa yang mengungkapkan keterbatasan fasilitas saat pelaksanaan layanan kesehatan. Selama ini kegiatan posyandu terpaksa dilakukan di ruang terbuka tanpa atap. Mereka berharap adanya bantuan tenda kerucut serta peralatan medis dasar seperti tensimeter, timbangan digital, dan tempat tidur pemeriksaan.
Masalah penerangan jalan turut menjadi perhatian warga. Minimnya lampu jalan di RT 03 dan RT 13 dinilai rawan terhadap keamanan lingkungan, sehingga masyarakat meminta pengadaan tiang dan lampu penerangan baru.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ucu Susanto memberikan respons langsung, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak. Ia berkomitmen membantu pengadaan pipa dan mesin pompa air untuk Masjid Sabilul Mut agar ketersediaan air bersih dapat terpenuhi menjelang bulan suci Ramadhan.
“Untuk lampu jalan, insyaallah akan saya belikan langsung. Begitu juga kebutuhan tenda posyandu, kita upayakan dua unit,” ujar Ucu di hadapan warga.
Sementara itu, untuk proyek infrastruktur berskala lebih besar seperti jalan dan drainase, Ucu menyatakan akan memasukkannya ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran mendatang. Ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Selain infrastruktur, warga juga didorong untuk mengusulkan bantuan sarana sosial berupa satu set tenda lima petak, 200 kursi, serta sistem suara yang dikelola oleh RT atau kelompok masyarakat. Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan sosial, termasuk kedukaan dan acara warga, sehingga masyarakat tidak terbebani biaya sewa.
Kegiatan reses ditutup dengan makan bersama dan pengumpulan aspirasi tertulis bagi warga yang belum sempat menyampaikan usulan secara langsung. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Kota Palu dan pemerintah daerah dapat semakin kuat dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat di tingkat kelurahan.














