Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulteng Dorong Penguatan Nilai Spiritual dalam Pendidikan melalui Program Sulteng Mengaji

badge-check


					Gubernur Sulten Anwar Hafid saat memberikan pengarahan pada retret kepala sekolah yang berlangsung di Masjid Raya Baitul Khairaat. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulten Anwar Hafid saat memberikan pengarahan pada retret kepala sekolah yang berlangsung di Masjid Raya Baitul Khairaat. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya penguatan nilai spiritual dan kedekatan dengan masjid dalam membangun kualitas pendidikan serta sumber daya manusia.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan retret kepala sekolah yang berlangsung di Masjid Raya Baitul Khairaat, Sabtu (4/4/2026).

Dalam arahannya, Anwar Hafid menjelaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat keberkahan yang memberi dampak luas bagi kehidupan masyarakat, termasuk dalam pengembangan dunia pendidikan.

“Semua masjid di muka bumi ini adalah rumah Allah. Banyak sekali contoh soal janji Allah, di mana satu negara yang melaksanakan perintah Allah ini dengan istiqomah, Allah menepati janjinya,” ujarnya.

Ia menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi daerah yang diberkahi apabila masyarakatnya mampu memakmurkan rumah ibadah. Menurutnya, keberkahan akan hadir bagi mereka yang menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas spiritual.

“Sulawesi Tengah ini kurang apa? Allah sudah janji, sembah Aku di rumah-Ku maka akan turun keberkahan di situ,” tegasnya.

Dalam konteks pendidikan, Anwar Hafid mengajak para kepala sekolah untuk tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter dan akhlak peserta didik melalui pendekatan spiritual.

Ia mendorong sekolah-sekolah untuk aktif membiasakan siswa melaksanakan salat berjamaah serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.

“Ajak anak-anak sekolah untuk salat berjamaah. Bikin kreativitas, tidak usah takut,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan dalam dunia pendidikan tidak dapat diselesaikan semata-mata dengan pendekatan rasional. Peran doa dan ketergantungan kepada Tuhan, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Bapak-bapak tidak mungkin bisa menyelesaikan banyak masalah, terutama anak-anak ini, jika bukan karena Allah,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan bahwa proses pendidikan tidak boleh diwarnai dengan kekerasan. Pendidikan harus mengedepankan keteladanan, pembinaan akhlak, serta doa sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda.

“Tidak ada metode pendidikan dengan kekerasan, yang ada hanya dengan akhlak dan doa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid turut memperkenalkan penguatan program Sulteng Mengaji sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an. Program ini diharapkan mampu memperkuat nilai religius dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan retret kepala sekolah akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari strategi membangun konsep Sulteng Berkah, yaitu Sulawesi Tengah yang tidak hanya maju secara material, tetapi juga kuat secara spiritual.

Anwar Hafid optimistis, melalui sinergi antara dunia pendidikan dan penguatan nilai keagamaan, masa depan pendidikan di Bumi Tadulako akan semakin baik.

“Insya Allah pendidikan di Sulawesi Tengah ini akan maju, mulai dari masjid, mulai dari rumah-rumah ibadah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi