Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulteng Dukung Inisiatif Energi Terbarukan dari PT BUMA Renewable Energy

badge-check


					Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari PT BUMA Renewable Energy, di Kantor Dinas ESDM Provinsi Sulteng, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari PT BUMA Renewable Energy, di Kantor Dinas ESDM Provinsi Sulteng, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari PT BUMA Renewable Energy di Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulteng, Senin (28/7/2025). Pertemuan ini membahas peluang pemanfaatan energi terbarukan, khususnya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta skema efisiensi energi di lingkungan pemerintahan daerah.

Direktur PT BUMA Renewable Energy, Arya, menjelaskan konsep efisiensi energi yang ditawarkan mencakup pemasangan panel surya, penggantian lampu dengan teknologi LED, penggunaan sensor otomatis, dan sistem monitoring energi pintar. Ia mengklaim bahwa pendekatan ini mampu menghemat konsumsi listrik hingga lebih dari 50 persen.

“Kami telah menerapkan teknologi ini di berbagai kantor dengan hasil nyata. Penghematan dicapai tanpa mengorbankan kenyamanan kerja,” ungkap Arya.

Yang menarik, menurut Arya, skema ini tidak membebani anggaran pemerintah daerah karena biaya investasi awal ditanggung oleh mitra investor. Pemerintah cukup membayar melalui sistem bagi hasil dari penghematan yang diperoleh.

“Jika terjadi efisiensi sebesar 50 persen, maka separuh dari penghematan tersebut dibagi antara investor dan pemerintah. Bahkan jika dikelola lewat BUMD, skema ini bisa jadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Anwar Hafid menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program efisiensi energi. Ia menyarankan agar program ini segera diuji coba di satu atau dua kantor OPD sebagai proyek percontohan.

“Kalau terbukti efektif, saya akan minta semua OPD ikut. Ini bukan cuma soal penghematan, tapi bentuk tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” tegas Anwar Hafid.

Ia menilai bahwa efisiensi energi adalah langkah strategis untuk mengurangi beban operasional pemerintah dan mengalihkan dana ke sektor yang lebih berdampak bagi masyarakat.

“Kalau bisa hemat ratusan juta dari listrik, uang itu bisa kita alihkan untuk beasiswa, layanan kesehatan, atau pembangunan desa. Ini bukan sekadar opsi, ini kewajiban,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, PT BUMA Renewable Energy bersama Dinas ESDM Sulteng akan segera melakukan survei teknis ke beberapa kantor OPD guna memetakan potensi penghematan energi yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi