Karama – Palu, Menjelang akhir tahun 2024, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah mengadakan Media Gathering sekaligus Refleksi Akhir Tahun di Palu. Dalam acara ini, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, memaparkan berbagai pencapaian dan tantangan yang dihadapi selama tahun 2024.
Hermansyah mengungkapkan bahwa tahun ini Kemenkumham Sulawesi Tengah berhasil mencatat sejumlah prestasi membanggakan baik di tingkat daerah maupun nasional. Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan adalah diraihnya penghargaan Sulawesi Tengah sebagai daerah berpredikat Peduli HAM Tahun 2024, serta keberhasilan seluruh satuan kerja (Satker) Kemenkumham Sulawesi Tengah dalam memborong penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) pada Hari HAM Sedunia ke-76.

“Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras kami selama tahun 2024 dan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta meningkatkan capaian di masa mendatang,” ujar Hermansyah.
Selain prestasi penghargaan, Hermansyah juga menyoroti keberhasilan Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam penyerapan anggaran. Hingga akhir tahun, Kanwil Kemenkumham Sulteng berhasil merealisasikan penyerapan anggaran sebesar 98,08%. Menurutnya, hal ini mencerminkan kinerja yang optimal dalam pengelolaan anggaran untuk pelayanan publik.
“Penyerapan anggaran adalah tolok ukur kinerja kami. Dengan pengelolaan yang baik, kami menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan amanah yang diberikan negara,” jelasnya.
Namun demikian, Hermansyah juga menggarisbawahi sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada tahun 2025. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah perlindungan sosial kesehatan bagi seluruh warga binaan, yang hingga kini masih menanti tindak lanjut dari pemerintah daerah Sulawesi Tengah.
“Ini menjadi salah satu fokus utama kami di tahun mendatang, agar hak-hak dasar warga binaan dapat terpenuhi dengan lebih baik,” tambahnya.
Acara Refleksi Akhir Tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan keberhasilan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen menghadapi tantangan yang ada di tahun 2025.














