Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Persiapan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Palu Capai 98 Persen

badge-check


					Ketua Panitia Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah sekaligus Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra Bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Amin Parakasi. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua Panitia Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah sekaligus Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra Bersama Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Amin Parakasi. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Persiapan pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), terus dimatangkan. Hingga pertengahan September 2026, kesiapan lokasi utama kegiatan di kompleks Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu telah mencapai sekitar 98 persen.

Ketua Panitia Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah sekaligus Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra, mengatakan sebagian besar kebutuhan utama kegiatan telah dipersiapkan, termasuk Gedung Banua Kaili yang akan menjadi arena utama Tanwir.

“Tempat ini saya memperkirakan ini sudah siap kira-kira sudah 98 persen sudah siap ditempati, khususnya di kompleks Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Palu,” ujar Rajindra saat konferensi pers di Palu, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga:
Muhammad Sayuti Akan Beri Kuliah Umum dan Hadiri Sejumlah Agenda di Unismuh Palu

Gedung Banua Kaili memiliki kapasitas sekitar 1.000 orang. Sementara peserta inti Tanwir diperkirakan mencapai 500 hingga 600 orang. Pada hari pembukaan, jumlah orang yang hadir diperkirakan mendekati kapasitas gedung, sementara peserta penggembira akan berada di luar lokasi utama.

“Kalau dia peserta inti itu memang sekitar 500 sampai 600 itu. Tetapi kalau hari pertama itu memang mendekati 1.000, atau hari pembukaannya. Tetapi penggembira itu tidak masuk di dalam sini, hanya di luar,” katanya.

Selain gedung utama, panitia juga melakukan pembenahan sejumlah fasilitas pendukung di kompleks Unismuh Palu. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan peserta, termasuk hotel, transportasi, bus dan fasilitas pendukung lainnya dapat terpenuhi.

Panitia juga mengantisipasi sejumlah kendala teknis yang berpotensi muncul selama pelaksanaan kegiatan, termasuk persoalan penerbangan dan transportasi laut. Untuk kebutuhan listrik, panitia telah berkoordinasi dengan PLN guna mengantisipasi kemungkinan gangguan selama pelaksanaan kegiatan.

“Kita sudah menyurat ke sana (PLN) untuk mempersiapkan termasuk itu pemakaian listrik itu kita juga sudah diberikan itu tambahan,” sebut Rajindra.

Meski sebagian besar persiapan telah rampung, panitia masih menunggu sejumlah arahan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait kebutuhan tambahan yang perlu dipersiapkan.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Amin Parakasi, mengatakan pelaksanaan Tanwir di Palu memiliki arti penting bagi Muhammadiyah karena Sulteng untuk pertama kalinya mendapat amanah menjadi tuan rumah.

Menurut Amin, Tanwir merupakan permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah di bawah Muktamar. Tanwir tahun ini akan membahas rancangan program Muhammadiyah untuk 25 tahun mendatang sekaligus sejumlah agenda yang berkaitan dengan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah berikutnya.

“Jadi memang Tanwir kali ini kita akan menjadi saksi sejarah di Palu bahwa di Tanwir ini kita akan merancang program 25 tahun yang akan datang. Karena sejak tahun 2000 itu ada perencanaan 25 tahun dan sudah berakhir,” kata Amin.

Baca Juga:
Rektor Unismuh Palu Lantik Pejabat Baru di Awal Tahun 2025

Selain membahas program jangka panjang, Tanwir juga akan membahas persiapan menuju Muktamar, termasuk pembentukan panitia pemilihan dan tata tertib pemilihan. Sejumlah agenda tersebut diharapkan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Muktamar.

Amin menjelaskan, penetapan Sulteng sebagai tuan rumah Tanwir melalui proses yang cukup panjang. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng sebelumnya mengajukan diri sebagai calon tuan rumah dengan dukungan amal usaha Muhammadiyah, termasuk Unismuh Palu.

Setelah melalui proses survei dan beberapa kali kunjungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sulawesi Tengah kemudian ditetapkan sebagai tuan rumah Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah 2026. Kompleks Universitas Muhammadiyah Palu ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan.

Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 21 November 2026 di Kota Palu. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi