Karama.id – Palu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Kota Palu di halaman Kantor Wali Kota Palu, Minggu (27/9/2026). Upacara tersebut dipimpin Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Supratman menyampaikan apresiasi atas perjalanan Kota Palu sekaligus menyoroti berbagai perubahan yang terlihat dalam penataan kota. Ia menilai tema HUT ke-48, “Moving in Action”, memiliki makna kuat karena menekankan pentingnya aksi nyata dalam pembangunan.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan rekam jejak historis yang penuh dengan perjuangan. Kita menjadi saksi bagaimana Kota Lima Dimensi terus bangkit dan bertransformasi menjadi kota yang semakin maju di Indonesia,” ujar Supratman.
Ia mengatakan perubahan Kota Palu terlihat ketika dirinya memasuki wilayah kota setelah keluar dari bandar udara. Salah satu yang mendapat perhatian adalah upaya pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan menata lingkungan.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik serta kemampuan pemerintah memenuhi dan melindungi hak masyarakat.
“Tema Moving in Action merupakan panggilan jiwa. Bukan hanya berada pada tataran wacana, tetapi bagaimana kita benar-benar bergerak bersama demi kemajuan Kota Palu. Esensi utama Moving in Action harus berjalan seiring dengan supremasi hukum,” katanya.
Supratman juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak dan partisipasi masyarakat.
“HUT ke-48 Kota Palu meneguhkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor yang kokoh hingga peran aktif masyarakat,” tuturnya.
Dalam amanat tersebut, Supratman turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya warga Kota Palu, atas dukungan yang telah diberikan sepanjang perjalanan kariernya hingga dipercaya menjadi Menteri Hukum RI.
“Terima kasih atas dukungannya selama ini. Hari ini saya bisa menjadi Menteri Hukum tidak terlepas karena warga Sulawesi Tengah, khususnya warga Kota Palu,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin atas perubahan dalam penataan kota. Supratman menyebut kebersihan Kota Palu menjadi salah satu hal yang kerap ia dengar ketika menanyakan kondisi kota tersebut.
“Bukan hanya warga Palu yang bangga, tetapi semua pihak yang datang ke Palu. Setiap saya tanyakan bagaimana kondisi Palu, jawabannya Palu hari ini bersih,” katanya.
Menurut Supratman, upaya menjaga kebersihan juga telah diikuti dengan penambahan ruang terbuka hijau yang dapat menjadi tempat interaksi masyarakat.
Jelang HUT ke-48, Pemkot Palu Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
“Kebersihan yang didorong oleh wali kota dan wakil wali kota membuahkan hasil. Bukan hanya bersih, tetapi juga memperbanyak ruang terbuka hijau sehingga masyarakat dapat saling berinteraksi,” ujarnya.
Ke depan, Supratman berharap penataan Kota Palu terus dikembangkan melalui berbagai inovasi, termasuk penataan lingkungan rumah tangga, jaringan utilitas kota dan penghijauan.
“Setelah ruang terbuka hijau, kita berharap ruang kebersihan di semua rumah tangga kita. Mungkin suatu saat di Kota Palu tidak ada lagi kabel-kabel listrik yang menjuntai-juntai. Insyaallah wali kota terus mendapatkan inspirasi. Ke depan, pohon-pohon pelindung kita bisa melihat bunga-bunga sakura yang tumbuh,” katanya.
Supratman menegaskan, menjaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan Kota Palu merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta kesadaran tersebut tumbuh di seluruh lapisan masyarakat agar perubahan yang telah dilakukan dapat dipertahankan.
“Semua pihak memiliki tanggung jawab, tidak hanya Pak Wali. Kesadaran harus muncul di semua relung hati masyarakat Kota Palu,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Supratman mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Palu.
“Dengan fokus yang dilakukan, akan ada yang kelihatan. Kita dukung bersama. Dengan perayaan HUT ke-48 Kota Palu, semoga ke depan Kota Palu semakin indah, semakin nyaman, dan orang semakin berkesan datang ke Kota Palu,” pungkasnya. *














