Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Polda Sulteng Dorong Bhabinkamtibmas Jadi Agen Perdamaian di Tengah Keberagaman

badge-check


					Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulteng Kombes Pol Dr. Sirajuddin Ramly., Bersama Ketua FKUB Sulteng Prof. Zainal Abidin Memperkuat Pemahaman Moderasi Beragama Bagi Bhabinkamtibmas jajaran Polres Parigi Moutong. (Foto: Istimewa) Perbesar

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulteng Kombes Pol Dr. Sirajuddin Ramly., Bersama Ketua FKUB Sulteng Prof. Zainal Abidin Memperkuat Pemahaman Moderasi Beragama Bagi Bhabinkamtibmas jajaran Polres Parigi Moutong. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat pemahaman moderasi beragama bagi Bhabinkamtibmas jajaran Polres Parigi Moutong melalui sosialisasi bertema “Moderasi Beragama sebagai Pemersatu Bangsa”, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung Pesat Gatra Mapolres Parigi Moutong, Kecamatan Parigi Utara, tersebut dibuka Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Dr. Sirajuddin Ramly. Hadir dalam kegiatan itu Ketua FKUB Sulteng Prof. Zainal Abidin beserta jajaran, Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N. bersama pejabat utama, narasumber, fasilitator, serta para Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Sirajuddin menekankan pentingnya pemahaman moderasi beragama dalam menjaga kerukunan, stabilitas keamanan, dan ketertiban masyarakat di tengah keberagaman Sulawesi Tengah.

Baca Juga:
Kapolda Sulteng Pimpin Peringatan HUT ke-78 Polwan Tahun 2026

Menurutnya, pemahaman yang minim terhadap ajaran agama yang moderat dapat memicu kesalahpahaman dan intoleransi yang berpotensi menimbulkan gesekan sosial.

“Sulawesi Tengah adalah daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Mengelola keberagaman ini memerlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak,” ujar Sirajuddin.

Ia mengatakan penguatan komitmen antara Polda Sulteng dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi salah satu bagian dalam menjaga kerukunan dan persatuan. Hal itu dinilai penting karena Bhabinkamtibmas merupakan personel Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah memberikan wawasan yang komprehensif agar Bhabinkamtibmas mampu menjadi teladan, penengah yang adil, serta problem solver yang andal ketika terjadi riak-riak sosial yang berlatar belakang perbedaan keyakinan,” katanya.

Baca Juga:
Kapolda Sulteng Resmikan Sejumlah Fasilitas Baru di Mapolres Morowali

Sirajuddin juga meminta para Bhabinkamtibmas mengikuti seluruh materi sosialisasi dengan serius dan menerapkan nilai toleransi, saling menghormati, serta moderasi beragama dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam membangun komunikasi dan menjaga kerukunan masyarakat yang memiliki latar belakang agama, suku, dan budaya yang beragam.

Ia berharap sinergi antara Polda Sulteng dan FKUB terus diperkuat sehingga kehidupan masyarakat di Sulawesi Tengah dapat terus berjalan dalam suasana rukun, toleran, dan damai. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi