Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Polda Sulteng Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi

badge-check


					Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi Mengecek Seluruh Pasukan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Mapolda Sulteng, (Foto: Istimewa) Perbesar

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi Mengecek Seluruh Pasukan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Mapolda Sulteng, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Menghadapi meningkatnya potensi bencana akibat cuaca ekstrem, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Lapangan Mapolda Sulteng, Rabu (5/11).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, ini menjadi wujud nyata kesiapsiagaan seluruh jajaran kepolisian bersama berbagai instansi terkait dalam menghadapi ancaman bencana alam di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:
Penyambutan Adat Kaili Iringi Kedatangan Kapolda Sulteng Baru, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Sulteng Kombes Pol Asep Adhiatna, para Pejabat Utama Polda Sulteng, unsur Forkopimda, serta seluruh peserta apel gabungan yang terdiri dari berbagai elemen. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap melanda sejumlah wilayah di Sulteng.

Dalam kesempatan itu, Irjen Endi Sutendi membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara yang berada di kawasan ring of fire, memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam. Hal ini diperparah oleh dampak perubahan iklim global yang menyebabkan peningkatan intensitas cuaca ekstrem di berbagai daerah.

“Beberapa tahun lalu Sulawesi Tengah mengalami bencana besar seperti tsunami dan likuifaksi yang menelan korban jiwa serta kerugian besar. Hal-hal seperti ini harus kita antisipasi bersama dengan kesiapan dan sinergi lintas sektor,” ujar Irjen Endi Sutendi saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

Kapolda menegaskan bahwa apel tanggap darurat ini merupakan bentuk kesiapan nyata Polri bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Basarnas, BPBD, Damkar, hingga pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana alam.

“Kegiatan ini menunjukkan soliditas, sinergitas, dan kolaborasi seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan bencana sewaktu-waktu,” tegasnya.

Meski demikian, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Sulawesi Tengah untuk terus berdoa agar daerah ini selalu aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kewaspadaan diri serta keluarga terhadap ancaman bencana.

“Jangan sampai kita lengah. Masyarakat harus tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Dengan begitu, korban jiwa bisa diminimalisir,” imbau Irjen Endi Sutendi.

Baca Juga:
Kapolda Sulteng Resmikan Gedung Rawat Inap VVIP Bharadaksa RS Bhayangkara Palu

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menjelaskan bahwa total personel yang terlibat dalam apel tanggap darurat bencana hidrometeorologi mencapai 3.427 orang di seluruh jajaran Polda Sulteng. Jumlah tersebut terdiri atas 2.196 personel Polri (292 dari Polda dan 1.904 dari Polres jajaran) serta 1.231 personel gabungan dari TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, PMI, Damkar, Dinsos, PLN, Lanal, dan Dinkes.

“Semua siap dikerahkan dalam tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana di wilayah Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Apel siaga ini menegaskan bahwa Polda Sulawesi Tengah bersama seluruh stakeholder tetap solid dan siap bergerak cepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam, guna melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga stabilitas daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi