Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Polda Sulteng Peringati Hari Lahir Pancasila ke-81, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian

badge-check


					Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, yang mewakili Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri. Pada kesempatan tersebut, Irwasda membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. (Foto: Istimewa) Perbesar

Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, yang mewakili Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri. Pada kesempatan tersebut, Irwasda membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu,  Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Apel Mako Polda Sulteng, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh para pejabat utama serta seluruh personel Polda Sulteng.

Upacara dipimpin Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, yang mewakili Kapolda Sulteng Brigjen Pol Nasri. Pada kesempatan tersebut, Irwasda membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:
Brigjen Pol Nasri Resmi Terima Pataka “Wira Dharma Brata”, Tonggak Kepemimpinan Baru Polda Sulteng”

Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang telah terbukti menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang semakin cepat hingga dinamika geopolitik dunia, Pancasila tetap menjadi fondasi moral yang menjaga arah perjalanan bangsa.

“Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah terbukti mampu menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman serta menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai tantangan global,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Irwasda Polda Sulteng.

Selain sebagai pemersatu bangsa, Pancasila juga dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung perdamaian dunia. Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila terus menunjukkan perannya dalam menjaga ketertiban dunia melalui diplomasi damai, partisipasi dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta upaya memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang mengalami penindasan.

Melalui semangat musyawarah dan mufakat, Indonesia dinilai mampu menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi harus tetap dibarengi dengan penguatan moral, etika, serta karakter kebangsaan agar pembangunan tidak kehilangan arah.

Baca Juga:
Wakapolda Sulteng Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional di Kabupaten Sigi”

Pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga diingatkan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan prinsip keadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat, serta mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, dan berbagai bentuk ancaman terhadap persatuan bangsa.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, jajaran Polda Sulteng diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong harus terus dijaga sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi