Karama.id – Morowali, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 resmi ditutup dalam sebuah acara yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Dalam sambutannya, Jenderal Maruli menekankan bahwa TMMD bukan hanya sekadar proyek pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud nyata kemitraan strategis antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Keberhasilan TMMD sangat dipengaruhi oleh kekompakan semua pihak, dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kami akan terus menyesuaikan program dengan kebutuhan lokal agar benar-benar menyentuh apa yang dibutuhkan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian TMMD kali ini yang bahkan melebihi ekspektasi awal, baik dari sisi dampak sosial maupun efisiensi anggaran. “Keterlibatan masyarakat sangat tinggi, dan ini menjadi bukti bahwa program ini menyentuh langsung kebutuhan mereka,” kata Anwar.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan akses air bersih di wilayah kepulauan Sulawesi Tengah, yang masih menjadi tantangan. Dirinya mendorong kolaborasi lanjutan antara TNI dan pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi penyediaan air bersih yang terjangkau dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kegiatan penutupan, rombongan pejabat meninjau sejumlah hasil pembangunan TMMD, termasuk jalan sepanjang 9,5 kilometer dengan lebar 24 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni, sumber air bersih, serta pengembangan lahan pangan seluas 11 hektare.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan penanaman perdana tanaman hortikultura, kunjungan ke pondok pesantren, dan bazar UMKM yang menjadi simbol dari pemberdayaan ekonomi lokal.
Tak hanya pembangunan fisik, acara ini turut menampilkan pemaparan Program Sistem Elektronik Kependudukan (SILEKEP) oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka di Makodim 1311/Morowali, sebagai upaya untuk mempercepat layanan administrasi publik di daerah terpencil.
Dengan berakhirnya program ini, baik Jenderal Maruli maupun Gubernur Anwar berharap TMMD ke-123 menjadi inspirasi dan model untuk percepatan pembangunan di wilayah lain di Indonesia.














