Karama.id – Palu, Universitas Tadulako berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan anggaran guna menghadapi berbagai tantangan finansial di tahun 2025. Sebagai bagian dari upaya ini, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, mengadakan pertemuan strategis yang membahas efisiensi belanja dalam pelaksanaan anggaran tahun mendatang. Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk para Wakil Rektor, Ketua Senat, Ketua Dewan Guru Besar, Ketua SPI, Kepala Biro, serta pimpinan fakultas dan program studi.
Dalam sambutannya, Rektor Untad menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran sebesar 20% sesuai dengan arahan Presiden akan segera ditindaklanjuti. Ia juga menyoroti adanya pemangkasan anggaran yang berdampak pada beberapa sektor penting.

“Terdapat beberapa blokir anggaran yang berhasil dibuka, dari sebelumnya sekitar 52 menjadi 41. Namun, kami masih terus berupaya agar seluruhnya dapat dibuka secara realistis,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa efisiensi anggaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan universitas, tetapi juga seluruh civitas akademika Untad. Semua pihak diharapkan untuk aktif memberikan masukan dan solusi guna meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Dr.sc.agr. Aiyen, M.Sc., dalam kesempatan tersebut turut memaparkan strategi efisiensi yang akan diterapkan di lingkungan kampus.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh elemen di Universitas Tadulako semakin memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam pengelolaan anggaran. Efisiensi anggaran merupakan langkah krusial untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan Untad di tahun 2025 dan seterusnya. Dengan tata kelola keuangan yang lebih baik, universitas ini berambisi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat.














