Krama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna memperkuat sinergi dan sinkronisasi program dalam 100 hari pertama pemerintahan baru. Rakor ini berlangsung di Ruang Polibu Kantor Gubernur.
Rapat dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, dan dihadiri oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Dra. Novalina, M.M, serta jajaran pejabat lainnya, termasuk staf ahli gubernur, asisten, kepala biro, dan para kepala perangkat daerah.

Menurut Wakil Gubernur, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur Dr. Anwar Hafid, M.Si, serta Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, yang resmi dilantik pada 20 Februari 2025.
Program 100 hari kerja bertujuan menciptakan perubahan nyata sejak awal pemerintahan melalui sinergi antarperangkat daerah. Wakil Gubernur menegaskan bahwa perangkat daerah memiliki peran krusial dalam merealisasikan program prioritas Nawacita BERANI, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sejumlah kepala perangkat daerah dalam rapat tersebut memaparkan kesiapan instansinya dalam mendukung target 100 hari kerja. Di antara sembilan program unggulan BERANI, dua program utama akan segera diluncurkan dalam rangka peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulteng pada 13 April 2025, yakni BERANI Sehat dan BERANI Cerdas.
BERANI Sehat memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Sulteng di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, cukup dengan menunjukkan KTP Sulteng. Selain itu, layanan rumah sakit bertaraf internasional akan ditingkatkan agar pasien tidak perlu dirujuk ke luar daerah.
BERANI Cerdas merupakan program beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Sementara bagi lulusan SMA/SMK yang ingin langsung bekerja, disediakan program pelatihan berbasis keahlian dengan sertifikasi serta akses ke industri di Sulteng.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintahan saat ini berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan dan pendidikan, dengan menggratiskan berbagai layanan esensial. Ia berharap program ini dapat membantu menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus bergerak cepat, fokus, dan saling mendukung agar setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wakil Gubernur.
Sebagai bagian dari kepedulian sosial, dalam kesempatan ini Wakil Gubernur juga menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada para kepala OPD untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Idul Fitri 1446 H.














