Karama.id – Palu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah mendorong Ketua DPC PKB Kota Palu, H. Nanang, untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu 2030.
Dorongan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Sulteng yang digelar di Hotel Aston Palu, Sabtu (18/4/2026).

Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo, menegaskan bahwa H. Nanang diproyeksikan sebagai calon Wakil Wali Kota Palu.
“H. Nanang calon Wakil Wali Kota Palu,” ujarnya.
Menurutnya, secara kalkulasi politik, H. Nanang dinilai memiliki peluang besar untuk maju dalam Pilkada. Hal ini didasarkan pada rekam jejaknya sebagai anggota DPRD Kota Palu selama tiga periode dengan tren perolehan suara yang terus meningkat.
Selain itu, kontribusinya dinilai turut mendorong peningkatan suara PKB di sejumlah daerah pemilihan. H. Nanang juga dikenal sebagai kader internal yang aktif di berbagai organisasi eksternal serta memiliki pengalaman politik sejak dari organisasi kepemudaan hingga legislatif.
Risharyudi menambahkan, PKB ke depan menargetkan untuk mengusung kader sendiri dalam Pilkada Kota Palu. Ia mengungkapkan bahwa dalam tiga periode terakhir, PKB selalu berhasil memenangkan Pilkada, namun belum mengusung kader internal sebagai kandidat utama.
“Tiga kali berturut-turut Pilkada Kota Palu, PKB hattrick menang, tetapi hanya mengusung kandidat di luar kader. Ke depan, PKB harus mengusung kader sendiri,” tegasnya.
Selain itu, PKB juga menargetkan peningkatan capaian politik lainnya, seperti meraih satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah, satu kursi DPRD Provinsi dari Kota Palu, serta penambahan kursi DPRD Kota Palu.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Muhammad Hanif Dhakiri, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi tren peningkatan suara PKB dalam setiap pemilihan legislatif.
Ia berharap PKB Kota Palu dapat meningkatkan jumlah kursi di DPRD dari tiga menjadi enam kursi pada pemilu mendatang.
“Kalau kemarin tiga, semoga bisa meningkat menjadi enam kursi,” katanya.
Menanggapi dorongan tersebut, H. Nanang menyatakan kesiapannya untuk menjalankan instruksi partai, termasuk jika dipercaya maju dalam Pilkada Palu 2030.
“Sebagai kader, wajib mendengar, menaati, dan melaksanakan instruksi partai, terutama yang berkaitan dengan keputusan strategis,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, H. Nanang menilai Muscab PKB se-Sulteng menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi partai sekaligus menyiapkan strategi menghadapi agenda politik ke depan.














