Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Kapolres Morowali Bantah Tudingan Gagal Tangani Persoalan Hukum

badge-check


					Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Morowali, Zulkarnain membantah berbagai tudingan yang menyebut kepemimpinannya gagal dalam menangani persoalan hukum serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri di wilayah Kabupaten Morowali.

Menurut AKBP Zulkarnain, seluruh laporan dan pengaduan masyarakat yang masuk ke Polres Morowali tetap diproses sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan tidak ada pembiaran maupun penghentian penanganan perkara tanpa dasar yang jelas.

“Kami bekerja berdasarkan prosedur dan alat bukti. Setiap perkara memiliki tahapan penyelidikan dan penyidikan yang tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Polres Morowali tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa Polres Morowali tidak transparan kepada publik. Menurutnya, setiap perkembangan perkara yang dapat dipublikasikan akan disampaikan kepada media sesuai ketentuan hukum dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Tidak semua proses penyelidikan dapat dibuka secara detail ke publik karena ada mekanisme hukum yang harus dijaga. Namun kami memastikan seluruh laporan masyarakat tetap menjadi perhatian dan ditangani secara profesional,” ujarnya.

AKBP Zulkarnain menambahkan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah Morowali.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Terkait sejumlah kasus yang disebut mandek, seperti dugaan ijazah palsu, dugaan korupsi pengadaan sapi, penambangan ilegal, penyalahgunaan BBM subsidi, hingga kasus perjudian dan narkoba, Kapolres menyebut sebagian perkara masih dalam proses pendalaman dan pengumpulan alat bukti oleh penyidik.

“Kritik adalah bagian dari kontrol sosial dan kami menghargainya. Namun kami berharap masyarakat juga dapat melihat kerja-kerja kepolisian secara objektif. Polres Morowali terus bekerja menjaga keamanan, menindak pelanggaran hukum, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal