Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Beranda

Untad Gelar Capacity Building Pelokalan SDGs untuk Pemerintah Daerah dan SDGs Center

badge-check


					Ketua SDGs Center Prof. Husnah Menyerahkan Sertifikat Kepada Pemateri Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Tadulako (Untad) . (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua SDGs Center Prof. Husnah Menyerahkan Sertifikat Kepada Pemateri Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Tadulako (Untad) . (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)  menggelar kegiatan capacity building terkait pelokalan Sustainable Development Goals (SDGs) bagi SDGs Center dan pemerintah daerah, di Ruang Conference Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan bertema “Fasilitasi/Bimbingan Teknis Pelokalan SDGs bagi SDGs Center dan Pemerintah Daerah” tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pencapaian target pembangunan berkelanjutan di daerah.

Ketua SDGs Center Untad, Prof. Dr. Husnah, S.E., M.Si, mengatakan penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting dalam mendukung implementasi SDGs di Sulawesi Tengah.

Baca Juga:
Untad Gelar Pemaparan RKA 2027, Perkuat Tata Kelola Keuangan Berbasis IKU”

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari agenda capacity building sebelumnya yang difokuskan pada pemerintah daerah dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs.

“RAD ini menjadi kewajiban pemerintah provinsi sesuai amanat Permendagri Nomor 7 Tahun 2018 dan Permendagri Nomor 111 Tahun 2024. Setiap daerah wajib melakukan sinkronisasi program mulai dari RPJMD hingga RPJMN nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung pencapaian target SDGs sebagaimana tercantum dalam indikator kinerja utama perguruan tinggi.

Untuk Untad sendiri, fokus pengembangan diarahkan pada tujuan tanpa kemiskinan, pendidikan berkualitas, kemitraan, tanpa kelaparan, serta penanganan perubahan iklim.

Prof. Husnah menambahkan, SDGs Center Untad yang berdiri sejak September 2023 di bawah naungan LPPM diharapkan menjadi pusat kolaborasi dan transfer pengetahuan terkait SDGs di Sulawesi Tengah.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah memperkuat pencapaian SDGs. Motto SDGs sendiri adalah No One Left Behind, sehingga semua pihak wajib terlibat dalam pencapaian target SDGs 2030,” katanya.

Selain capacity building, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Untad mengikuti kompetisi SDGs Action Awards tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Sementara itu, Kepala LPPM Untad, Dr. Lukman, M.Hum, menegaskan perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai forum peningkatan kapasitas teknis menuju kompetisi SDGs Action Awards, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan bersama untuk membangun budaya inovasi, kolaborasi, dan keberpihakan kepada masyarakat melalui implementasi SDGs,” ujarnya.

Baca Juga:
Universitas Tadulako, Masuk Rangking 38 dari 90 Universitas Terbaik di Indonesia Tahun 2024”

Ia menilai dokumen Rencana Aksi Daerah SDGs tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif semata, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga filantropi, NGO, hingga sektor swasta seperti Citra Palu Minerals dan Bank Indonesia.

Selain jajaran pimpinan Untad, kegiatan juga dihadiri pimpinan perguruan tinggi di Kota Palu, organisasi masyarakat sipil, serta mahasiswa sebagai bagian dari penguatan partisipasi generasi muda dalam mendukung pencapaian SDGs 2030.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Beranda