Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Beranda

Rektor Untad Buka PKKMB 2026, Mahasiswa Baru Diajak Siap Hadapi Era AI

badge-check


					Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Menyematkan Almamater Kepada Mahasiswa Baru Sebagai Tanda Di Mulainya PKKMB Tahun 2026. (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Menyematkan Almamater Kepada Mahasiswa Baru Sebagai Tanda Di Mulainya PKKMB Tahun 2026. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) resmi memulai pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi gerbang awal bagi 9.323 mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus membangun karakter sebagai insan perguruan tinggi.

PKKMB tahun ini dirancang tidak sekadar memperkenalkan lingkungan kampus, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai sistem pendidikan tinggi, budaya akademik, serta tantangan yang akan dihadapi di era transformasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ketua Panitia PKKMB Untad 2026, Dr. Humaedi, S.Pd., M.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan disusun secara edukatif dan humanis agar mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus secara optimal.

Baca Juga:
Rektor Untad: Bonus Demografi dan AI Harus Jadi Modal Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Menurutnya, PKKMB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan tata kelola universitas, fasilitas pembelajaran, hingga nilai-nilai akademik yang menjadi budaya di Universitas Tadulako.

“Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan fisik kampus, tetapi juga memahami sistem pendidikan tinggi serta mampu beradaptasi dengan kehidupan akademik secara baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, M.P., mengingatkan bahwa status mahasiswa membawa tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan saat masih duduk di bangku sekolah.

Ia menegaskan mahasiswa dituntut memiliki pola pikir yang lebih dewasa, menjunjung tinggi etika, serta mampu bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran maupun kehidupan sosial di lingkungan kampus.

“Saudara bukan lagi siswa berseragam putih abu-abu. Mulai hari ini saudara adalah mahasiswa yang dituntut memiliki karakter, integritas, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pendidikan,” katanya.

Sagaf juga menegaskan komitmen Untad untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari perundungan, kekerasan seksual, intoleransi, maupun penyalahgunaan narkoba.

Pembukaan PKKMB dilakukan langsung oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru yang berhasil lolos seleksi dari puluhan ribu pendaftar yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Amar menegaskan bahwa PKKMB bukan lagi ajang perploncoan, melainkan proses pembinaan karakter, pengenalan budaya akademik, serta penguatan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.

“Sudah tidak ada lagi perploncoan. PKKMB adalah ruang belajar, ruang bertumbuh, dan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal kampus, dosen, serta budaya akademik yang akan dijalani selama menempuh pendidikan,” tegasnya.

Rektor juga mengajak mahasiswa baru untuk membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amar memperkenalkan visi UNTAD KLIKS (Untad Unggul, Tangguh, Adaptif dalam Kajian Lingkungan Kebumian Strategis) sebagai arah pengembangan Untad dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, Untad juga meluncurkan program “Satu Mahasiswa Satu Pohon” bagi seluruh mahasiswa angkatan 2026.

Melalui program tersebut, setiap mahasiswa baru diwajibkan menanam dan merawat satu pohon, khususnya bibit kelapa, hingga menyelesaikan masa studinya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Baca Juga:
Rektor Untad Buka Seminar Nasional Ekonomi Kreatif, Gekrafs Kampus Sulteng Siap Jadi Motor Inovasi Anak Muda

Selain itu, Rektor mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai layanan digital yang telah disediakan universitas, termasuk aplikasi Siakad8 Mobile, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.

Ia juga mendorong mahasiswa aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan sebagai sarana mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan jejaring, tanpa mengabaikan target menyelesaikan studi tepat waktu.

Pembukaan PKKMB Untad 2026 ditandai dengan prosesi pemasangan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru oleh Rektor Untad. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan akademik ribuan mahasiswa yang diharapkan tumbuh menjadi lulusan unggul, adaptif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Beranda