Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Hari Bela Negara Ke-77 di Mapolda

badge-check


					Kapolda Sulawesi Tengah Irjen. Pol Dr. Endi Sutendi, S.H., S.I.K., M.H. Saat Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen. Pol Dr. Endi Sutendi, S.H., S.I.K., M.H. Saat Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di lapangan apel Mapolda Sulteng, Jumat (19/12/2025) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.H., S.I.K., M.H.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma, Irwasda, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polri dan ASN Polda Sulawesi Tengah.

Dalam upacara itu, Kapolda membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, Presiden menegaskan bahwa bela negara merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, disrupsi teknologi, hingga ancaman perang siber.

“Dunia saat ini berada dalam tantangan nyata, mulai dari rivalitas geopolitik, disrupsi teknologi, hingga perang siber. Semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif kita untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Irjen Pol Endi Sutendi saat membacakan amanat Presiden.

Presiden juga menyampaikan perhatian khusus kepada masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang tengah menghadapi ujian bencana alam. Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan kembali peran historis tiga wilayah itu dalam perjalanan Republik Indonesia.

“Tanpa keteguhan Aceh sebagai daerah modal, tanpa perlawanan heroik Sumatra Utara, dan tanpa keberanian rakyat Sumatra Barat melalui PDRI, sejarah Indonesia akan sangat berbeda. Ujian yang mereka hadapi adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir membantu,” lanjut Kapolda membacakan amanat Presiden.

Menutup amanat, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan cinta tanah air dalam tindakan nyata. Bagi personel Polri, hal itu tercermin melalui kesiapsiagaan membantu warga terdampak bencana, menjaga ruang digital dari sebaran hoaks, serta ikut menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal