Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Tiga Hari Bergotong Royong, TNI-Polri dan BPBD Berhasil Pulihkan Akses Warga di Desa Lobu Mandiri

badge-check


					Personel TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Desa, dan Masyarakat Berhasil Menyelesaikan Pembangunan Akses Jembatan Darurat di Dusun III, Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. (Foto: Istimewa) Perbesar

Personel TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Desa, dan Masyarakat Berhasil Menyelesaikan Pembangunan Akses Jembatan Darurat di Dusun III, Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Semangat gotong royong kembali menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Setelah bekerja selama tiga hari, personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa, dan masyarakat berhasil menyelesaikan pembangunan akses jembatan darurat di Dusun III, Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat.

Pembangunan akses darurat yang rampung pada Sabtu (4/7/2026) tersebut menjadi solusi atas terputusnya jalur penghubung menuju kawasan pertanian dan perkebunan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Dengan dukungan satu unit alat berat excavator milik BPBD Kabupaten Parimo, proses pemasangan bronjong sebagai pondasi jalan berhasil diselesaikan sehingga akses yang sebelumnya terputus kini sudah dapat dilalui kembali oleh masyarakat.

Baca Juga:
Kapolda Sulteng Lakukan Mutasi 187 Personel, Tiga Wakapolres Alami Rotasi Jabatan

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Parimo, Kompol Sugianto, S.H., bersama Danramil 1306-08 Parigi Kapten Arm. I Putu Sujaya, Kepala Desa Lobu Mandiri Yusak Gigir, personel Babinsa, anggota Polsek Parigi, serta personel BPBD Kabupaten Parimo.

Kabagops Polres Parimo, Kompol Sugianto, mengatakan percepatan pembangunan akses darurat tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam membantu masyarakat agar dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Penanganan pascabencana tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, akses yang sebelumnya terputus kini telah kembali dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan akses tersebut tidak hanya memulihkan infrastruktur yang rusak akibat banjir, tetapi juga menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Juga:
Satgas II Preemtif Ops Madago Raya Gelar Penguatan Moderasi Beragama di Desa Purwosari

Ia menambahkan, koordinasi yang terbangun selama proses penanganan bencana akan terus diperkuat agar setiap kejadian serupa dapat ditangani lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Selama proses pekerjaan yang berlangsung sejak 2 hingga 4 Juli 2026, seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat turut berpartisipasi dalam kerja bakti bersama personel TNI, Polri, dan BPBD sehingga proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.

Rampungnya akses jembatan darurat tersebut disambut positif oleh masyarakat Desa Lobu Mandiri. Jalur yang kembali terbuka diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga menuju lahan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat setempat.

Keberhasilan pemulihan akses ini sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong, koordinasi yang baik, dan kolaborasi antarinstansi menjadi modal penting dalam mempercepat penanganan pascabencana serta memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal