Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Nasional

Presiden Prabowo Lantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia

badge-check


					Abdul Kadir Karding. (Foto: Istimewa) Perbesar

Abdul Kadir Karding. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Istana Negara, Senin (27/4/2026).

Pelantikan tersebut menandai kembalinya Karding ke dalam jajaran kabinet setelah sebelumnya tidak lagi menjabat sebagai menteri. Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 50 PPA Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Utama di lingkungan Badan Karantina Indonesia.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, dan Airlangga Hartarto.

Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara seperti Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Pelantikan Abdul Kadir Karding dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat negara lainnya, termasuk Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI dan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Abdul Kadir Karding sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) periode 2024–2025. Ia kini dipercaya menggantikan Kepala Barantin sebelumnya, Sahat Manaor Panggabean.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Donggala, Sulawesi Tengah tersebut juga pernah menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, yakni 2009 hingga 2024.

Kembalinya Karding ke dalam kabinet diharapkan mampu memperkuat kinerja Badan Karantina Indonesia, khususnya dalam pengawasan dan perlindungan terhadap lalu lintas komoditas di dalam maupun luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Nasional