Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Fakultas Kedokteran Untad Lantik dan Ambil Sumpah 35 Dokter Lulusan ke-40

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Memberikan Plakat Kepada Lulusan Dokter, (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Memberikan Plakat Kepada Lulusan Dokter, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tadulako (Untad) hari ini menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah 35 dokter lulusan ke-40 Program Studi Profesi Dokter di Aula Baru Fakultas Kedokteran Untad, Senin (11/8/2025). Acara berlangsung dihadiri Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Ketua Senat Prof. Dr. DJayani Nurdin, SE., M.Si. Dekan FK Untad Dr. dr. Moh. Ardi Munir, M.Kes., Sp.OT, FICS, FAACT, MH., para wakil dekan, ketua program studi, serta para orang tua lulusan.

Dalam sambutannya, Dekan FK Untad, Dr. dr. Ardi Munir, menyampaikan apresiasi atas capaian para dokter muda yang berhasil lulus dengan prestasi membanggakan, sebagian besar meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5.

“Alhamdulillah, Fakultas Kedokteran Untad bukan lagi dipandang sebelah mata. Perkembangan kita sangat cepat, dan lulusan kita telah membuktikan kualitasnya di berbagai rumah sakit, bahkan hingga menempuh pendidikan spesialis di universitas ternama,” ujarnya.

Ia menegaskan, FK Untad telah meluluskan 1.419 sarjana kedokteran dan 955 dokter sejak berdiri sebagai fakultas pada 2011. Banyak di antara lulusan tersebut diterima sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan melanjutkan studi spesialis, termasuk tiga dokter lulusan Untad yang saat ini menempuh pendidikan ahli toraks di Universitas Airlangga. Dekan berpesan agar para dokter muda terus menjaga etika, nama baik almamater, dan semangat belajar sepanjang hayat.

Rektor Untad, Prof. Amar, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para dokter muda dan orang tua mereka. Ia menegaskan bahwa lulusan dokter Untad memiliki tingkat kelulusan yang membanggakan, mencapai 80–92 persen pada setiap periode wisuda.

“Kami ingin para dokter muda tidak berhenti belajar. Dunia medis berkembang sangat cepat dengan hadirnya teknologi baru seperti Artificial Intelligence, sehingga Anda harus adaptif, selalu mengutamakan keselamatan pasien, dan menjaga kerja sama tim,” pesannya.

Prof. Amar juga memaparkan rencana pengembangan pendidikan kedokteran di Untad, termasuk pembukaan program pendidikan spesialis di dua bidang yang telah diizinkan, penyelesaian rumah sakit pendidikan dengan fasilitas operasi dan instalasi pengolahan limbah yang modern, serta rencana pembentukan Fakultas Kedokteran Gigi dan Psikologi Klinis. Ia menegaskan komitmen Untad untuk menjadi universitas “Unggul, Tangguh, dan Adaptif” dengan fokus pada kualitas pendidikan, ketangguhan menghadapi bencana, dan pengembangan berbasis kearifan lokal.

Acara pelantikan ini juga menegaskan transparansi proses penerimaan mahasiswa kedokteran di Untad yang dilakukan melalui jalur prestasi, jalur tes nasional, dan jalur mandiri dengan mekanisme seleksi ketat. Tahun ini, FK Untad berhasil menerima penuh kuota 165 mahasiswa baru dengan standar kelulusan yang tetap dijaga.

Pelantikan dan pengambilan sumpah diakhiri dengan foto bersama lulusan, menandai awal perjalanan para dokter muda untuk mengabdi kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan empati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan