Karama.id – Palu, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Tadulako (Untad) melalui Pusat Pengendalian dan Peningkatan Kinerja Universitas resmi menyelenggarakan pelatihan pemahaman dan dokumentasi ISO 21001:2018. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat LPMPP dan dihadiri oleh pimpinan universitas, narasumber, serta peserta dari berbagai program studi yang diproyeksikan sebagai calon auditor internal.
Ketua LPMPP Untad, Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan ISO 21001 merupakan langkah penting dalam transformasi mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, target sertifikasi ISO 21001 di seluruh fakultas dan unit ditetapkan untuk tahun depan, dengan dua fakultas diprioritaskan sebagai percontohan di tahap awal.

“Langkah ini bukan sekadar administratif, tetapi merupakan upaya membangun budaya mutu yang konsisten, terukur, dan berkesinambungan. Tidak ada ruang untuk kompromi dalam penerapan standar internasional, karena hal ini menjadi fondasi akreditasi internasional dan nasional ke depan,” ujarnya.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang secara resmi membuka kegiatan, menekankan pentingnya kesiapan lembaga menghadapi perubahan standar manajemen mutu pendidikan. Untad sebelumnya telah menerapkan ISO 9001, namun kini beralih ke ISO 21001:2018 yang lebih relevan untuk sistem manajemen pendidikan tinggi.
“Penerapan ISO 21001 adalah bagian dari strategi besar kita dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan non-akademik. Standar ini juga akan memperkuat posisi Untad dalam menghadapi akreditasi internasional, khususnya lima program studi di FKIP yang segera dinilai bulan Oktober mendatang,” jelas Prof. Amar.














