Karama.id – Palu, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) resmi menyambut jajaran pimpinan baru dalam sebuah acara pelantikan dan serah terima jabatan yang berlangsung khidmat di Gedung Media Center Untad. Acara ini menjadi momen penting dalam proses transisi kepemimpinan, sekaligus memperkuat komitmen kelembagaan dalam mewujudkan tata kelola yang unggul dan profesional.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., secara langsung melantik tiga Wakil Dekan di lingkungan FKM, yaitu:

Prof. Dr. H. Ahmad Ramadhan, M.Kes. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik,
Dr. Drs. I Made Tangkas, M.Kes. sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, serta
Dr. Muh. Jusman Rau, S.KM., M.Kes. sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin sebelumnya yang telah menunaikan tugas dengan penuh dedikasi, serta menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan yang baru.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi sebuah bentuk komitmen kita dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang akuntabel dan profesional. Saya berharap para Wakil Dekan yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak kemajuan Fakultas Kesehatan Masyarakat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dedikasi, integritas, dan tanggung jawab,” ujar Prof. Amar.
Beliau juga menekankan bahwa seluruh civitas akademika di lingkungan FKM perlu menanamkan dan mengamalkan filosofi kerja “JITU FK-M” yang bermakna:
J – Jujur
I – Integritas
T – Tanggung Jawab
U – Universal
F – Filosofis (Dedikasi)
K – Konsisten
M – Bermartabat
Filosofi ini diharapkan menjadi landasan nilai dalam melaksanakan tugas akademik maupun administratif di FKM, sehingga dapat memperkuat budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada mutu.
Selain pelantikan, apresiasi disampaikan kepada tokoh-tokoh yang telah menyelesaikan tugas sebelumnya, termasuk Bapak Dr. Muhammad Ryman Napirah, S.KM.,M.Kes. dan Ibu Dr. Rasyika Nurul Fadjriah, S.KM.,M.Kes , yang telah berkontribusi penting dalam menyusun pedoman akademik serta mendampingi berbagai agenda kelembagaan selama masa transisi.
Rektor juga mengingatkan bahwa FKM adalah rumah bersama, yang harus dijaga dengan semangat kebersamaan tanpa membeda-bedakan latar belakang. Sinergi dan kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni sangat penting untuk memperkuat peran FKM dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan dalam memajukan FKM. Karena hanya dengan kebersamaan dan kesungguhan, kita bisa menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat dan dunia akademik,” tutup Prof. Amar.














