Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad dan PT Anugrah Neo Energy Materials Jalin Kerja Sama CSR untuk Pengembangan Pertanian Berkelanjutan di Morowali

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako dan Direktur Utama PT Anugrah Neo Energy Materials Menandatangani Nota Kesepakatan CSR untuk Pengembangan Pertanian Berkelanjutan, (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako dan Direktur Utama PT Anugrah Neo Energy Materials Menandatangani Nota Kesepakatan CSR untuk Pengembangan Pertanian Berkelanjutan, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Anugrah Neo Energy Materials sebagai bagian dari pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) di kawasan industri Neo Energy Morowali Industrial Estate (NEMIE).

Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Media Center Lantai II Untad ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam bidang pertanian berkelanjutan. Fokus utama kerja sama ini adalah pengelolaan pasokan air dan identifikasi jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lokal di wilayah Morowali.

MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Direktur Utama PT Anugrah Neo Energy Materials, Edy Santi.

Dalam sambutannya, Edy Santi menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam mendukung pembangunan sektor industri yang ramah lingkungan. Ia menyebutkan bahwa program digitalisasi dan inovasi teknologi menjadi perhatian utama pihaknya dalam mengembangkan potensi kawasan industri Morowali, terutama dalam pengolahan bahan dasar baterai dan pengembangan sektor otomotif nasional.

“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendukung kemajuan teknologi sekaligus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan,” ujar Edy Santi.

Sementara itu, Rektor Untad menyambut baik kemitraan tersebut dan menyampaikan kesiapan kampus untuk berkontribusi melalui keahlian akademik, riset terapan, dan penyediaan sumber daya manusia yang kompeten.

“Kami berharap sinergi ini dapat memberi dampak nyata dalam pengembangan pertanian dan industri, sekaligus mendukung akselerasi ekonomi berbasis teknologi yang berkelanjutan,” ungkap Prof. Amar.

Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi kolaborasi jangka panjang antara perguruan tinggi dan pelaku industri di Sulawesi Tengah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, program ini juga diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi hijau berbasis inovasi dan riset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan