Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Universitas Tadulako Gelar Audiensi dengan Pimpinan VI BPK RI, Bahas Tantangan dan Masa Depan Pendidikan Tinggi

badge-check


					Universitas Tadulako Melakukan Audiensi Dengan Pimpinan VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (Foto: Istimewa) Perbesar

Universitas Tadulako Melakukan Audiensi Dengan Pimpinan VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) menggelar audiensi bersama jajaran Pimpinan VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Minggu (11/8/2025) di Hotel Santika Palu. Pertemuan ini membahas perkembangan Untad pasca-bencana dan pandemi COVID-19, tantangan pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia, hingga peluang kerja sama strategis ke depan.

Delegasi BPK RI dipimpin oleh Pimpinan VI BPK RI, Drs. Fathan Subchi, M.A.P., CIISA., ChFA., CSFA. didampingi Direktur Jenderal Pemeriksaan Negara Wilayah VI Dr. Laode Nusriadi, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., CFrA., CSFA., CertDA., ACPA., ERMCP., FCPA. Direktur Pengelolaan Pemeriksaan VI Suandi, SE., Ak, M.Si., CA. Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) I Putu Wisudhantara S.E., M.M., ERMAP, CSFA, GRCP, GRCA. serta sejumlah pejabat dan tenaga ahli BPK RI.

Dari pihak Untad, hadir langsung Rektor Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., bersama jajaran Pimpinan Universitas, termasuk para Wakil Rektor, Para Kepala Lembaga, dan perwakilan Satuan Pengawasan Internal (SPI).

Dalam sambutannya, Rektor Untad menyampaikan capaian penting universitas yang telah meraih akreditasi Unggul dengan 11 fakultas dan 1 pascasarjana, menaungi sekitar 95 program studi, serta memiliki lebih dari 53 ribu mahasiswa.

“Dengan capaian akreditasi Unggul, luas kampus yang memadai, dan jumlah mahasiswa yang terus berkembang, kami berkomitmen untuk memperkuat tata kelola, memodernisasi infrastruktur, dan meningkatkan kualitas Tridharma. Dukungan berbagai pihak sangat penting bagi kami untuk mewujudkan target menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum pada 2027,” ujar Prof. Amar.

Paparan detail disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Dr.sc.agr. Aiyen, M.Sc. yang menyoroti tantangan sumber daya manusia, rendahnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dibanding kampus besar di luar Jawa, serta hambatan birokrasi dalam penggunaan anggaran dan pengadaan sarana prasarana.

Sementara itu, Pimpinan VI BPK RI, Drs. Fathan Subchi, M.A.P., CIISA., ChFA., CSFA. dalam sambutannya mengapresiasi langkah-langkah pengembangan yang dilakukan Untad.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah pengembangan yang dilakukan Universitas Tadulako. Efisiensi sistem administrasi harus terus ditingkatkan tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan. Potensi kolaborasi dengan industri, termasuk sektor strategis, dan program beasiswa berskala besar perlu terus dikembangkan demi pemerataan akses pendidikan tinggi,” tegasnya.

Fathan juga menyoroti isu UKT sebagai persoalan klasik yang perlu kajian mendalam berbasis unit cost, agar kebijakan yang diambil tetap adil bagi mahasiswa sekaligus menjamin keberlanjutan pengelolaan kampus.

Audiensi ini diakhiri dengan komitmen kedua pihak untuk memperkuat sinergi, membuka peluang kolaborasi riset dan pengembangan, serta mencari solusi bersama atas tantangan yang dihadapi Untad, demi mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, tangguh, dan adaptif di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan