Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Gelar PEKERTI Angkatan I Tahun 2025, Dorong Dosen Muda Tingkatkan Kualitas Pengajaran

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Membuka Kegiatan Pekerti Angkt. 1 Tahun 2025, (Foto: Panitia Pekerti) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Membuka Kegiatan Pekerti Angkt. 1 Tahun 2025, (Foto: Panitia Pekerti)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melalui Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LPMPP) resmi membuka kegiatan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Angkatan I Tahun 2025, yang dilaksanakan di Ruang Senat FKIP Untad, Senin (23/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng., dengan dihadiri Kepala LPMPP Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Prof. Dr. Ruslan, S.Si., M.Si.

Dalam sambutannya, Prof. Ruslan menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembelajaran bersama bagi para dosen, khususnya dalam meningkatkan keterampilan instruksional yang efektif.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, kita semua dapat menggali dan berbagi pengetahuan seputar teknik instruksional. Keterampilan mengajar adalah hal yang sangat krusial untuk mencapai tujuan pendidikan dan efektivitas pembelajaran,” ujar Prof. Ruslan.

Ia juga mendorong para peserta, khususnya dosen muda, untuk aktif dalam menyusun bahan ajar seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), yang menjadi dasar perencanaan kegiatan akademik.

Senada dengan itu, Prof. Darmawati Darwis menekankan pentingnya kedisiplinan dan komitmen dalam mengikuti pelatihan. Ia berharap peserta dapat melihat program ini sebagai langkah awal menuju karier akademik yang gemilang.

“Kami ingin para dosen muda yang telah memilih profesi ini dapat bersungguh-sungguh dan berkontribusi maksimal, tidak hanya untuk Untad, tapi juga bagi pendidikan nasional. Target menjadi profesor dimulai dari kemampuan mengajar yang baik,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. dalam arahannya menyoroti poin paling mendasar dalam proses pengajaran, yakni pemahaman terhadap tujuan pembelajaran atau Capaian Pembelajaran (CPL).

“Tanpa memahami tujuan pembelajaran, dosen tidak akan tahu metode apa yang tepat digunakan. CPL menjadi fondasi dalam menyusun strategi mengajar,” ujarnya.

Rektor juga menekankan bahwa soft skill adalah penentu utama keberhasilan di dunia kerja.

“Sekitar 85% keberhasilan di dunia kerja ditentukan oleh soft skill. Ini mencakup ketepatan waktu, cara berinteraksi, dan sikap rendah hati (tawadu). Dosen seharusnya mendampingi mahasiswa yang bermasalah, bukan langsung menghakimi,” tambahnya.

Pelatihan PEKERTI ini dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan, dengan berbagai sesi pembekalan, diskusi, dan praktik penyusunan RPS serta teknik instruksional lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Untad dalam mencetak pendidik berkualitas yang mampu menjawab tantangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan