Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Gelar UTBK-SMMPTN 2025, Jaring 5.947 Peserta dengan Sistem Seleksi Transparan

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Membuka Secara Resmi Pelaksanaan Ujian SMMPTN Tahun 2025, (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Membuka Secara Resmi Pelaksanaan Ujian SMMPTN Tahun 2025, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) secara resmi melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Tahun 2025. Kegiatan ini diawali dengan Serah Terima Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU) yang digelar di Ruang Rektor Untad, Senin (16/6), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas.

Ketua Tim Pelaksana UTBK-SMMPTN Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST., MT., M.Sc., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian berlangsung selama 8 hari, mulai 16 hingga 23 Juni 2025, dan dipusatkan di Media Center Untad.

“Total peserta yang mengikuti seleksi di lokasi utama sebanyak 5.624 orang, terbagi dalam 19 sesi ujian. Sementara itu, sebanyak 323 peserta dari Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) akan mengikuti ujian tambahan pada 30 Juni 2025,” jelas Prof. Rusdin.

UTBK tahun ini memanfaatkan 15 ruangan ujian, dengan dukungan 300 unit komputer dan 280 pengawas ruang untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan tertib. Pengumuman hasil ujian dijadwalkan pada 5 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa seleksi mandiri ini terbuka untuk semua kalangan dan diharapkan mampu menjaring peserta didik yang berkualitas.

“Penerimaan mahasiswa baru Untad bersifat inklusif. Kami ingin menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan semangat berkontribusi bagi bangsa,” ujar Prof. Amar.

Rektor juga mengungkapkan adanya kemungkinan perubahan sistem seleksi di tahun mendatang dengan mengintegrasikan Tes Potensi Akademik (TPA) yang mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika, hasil kerja sama dengan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

Untad tetap menerapkan sistem passing grade, termasuk untuk program studi unggulan seperti Fakultas Kedokteran. Seluruh calon mahasiswa diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan, dengan biaya yang disesuaikan. Biaya pemeriksaan untuk calon mahasiswa Kedokteran ditetapkan sebesar Rp565.000, sementara untuk fakultas lainnya sebesar Rp65.000, karena adanya tambahan tes khusus seperti buta warna dan narkoba.

Rektor juga menegaskan bahwa proses pendaftaran SMMPTN tidak melibatkan agen atau perantara mana pun.

“Kami tidak membuka jalur pendaftaran melalui perantara. Semua proses resmi dilakukan secara online melalui sistem Universitas Tadulako. Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan Untad,” tegasnya.

Usai serah terima BAPU, Rektor dan jajaran pimpinan melakukan peninjauan langsung ke lokasi ujian untuk memastikan kesiapan teknis dan kenyamanan peserta.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan, Untad juga membuka jalur afirmasi SMMPTN 2025, yang ditujukan bagi peserta prasejahtera, anak guru, tenaga kependidikan, alumni Lab School Untad, Ketua OSIS, peserta berprestasi akademik dan non-akademik, serta mitra institusi.

Dari total 65 program studi yang ditawarkan, sejumlah prodi paling diminati tahun ini antara lain: Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ilmu Hukum, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan