Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Kirim 280 Mahasiswa KKN Literasi ke Parigi Moutong, Fokus Kembangkan Budaya Membaca

badge-check


					Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc. Membuka Kegiatan KKN Literasi, (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc. Membuka Kegiatan KKN Literasi, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako kembali menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Angkatan 112 Semester Genap 2024/2025. Mengusung tema “Penguatan Gerakan Berdampak Membangun Desa Melalui KKN Literasi”, program ini menyasar 28 desa di Kabupaten Parigi Moutong dengan tujuan menghidupkan budaya baca dan memperluas akses literasi.

Sebanyak 280 mahasiswa dari enam fakultas terlibat dalam kegiatan ini, yang akan terpusat di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di setiap desa. Para mahasiswa akan merancang berbagai aktivitas mulai dari pengelolaan perpustakaan, mendongeng, membaca nyaring, hingga membuat karya kreatif bersama warga.

“Kami ingin mahasiswa bukan hanya melakukan program sekali lewat, tapi benar-benar meninggalkan jejak yang berkelanjutan dalam membangun budaya literasi di desa,” ujar Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad.

Mahasiswa akan mulai turun ke lokasi KKN pada 7–9 Juli 2025, setelah melalui tahap pembekalan dan penyamaan persepsi. Monitoring serta evaluasi kegiatan dijadwalkan pada 21–23 Juli, sedangkan seminar dan penarikan mahasiswa berlangsung 7–9 Agustus. Laporan akhir wajib dikumpulkan paling lambat 15 Agustus 2025.

Tak hanya layanan perpustakaan, KKN Literasi ini juga menghadirkan apresiasi literasi tingkat desa, di mana warga dapat menampilkan karya sekaligus meraih penghargaan. Selain itu, publikasi rutin di media sosial diharapkan ikut menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi.

Prof. Andi menegaskan, peran mahasiswa sangat strategis untuk mendorong kreativitas warga dan membangun kebiasaan membaca sebagai pondasi masa depan desa.

“Literasi adalah investasi. Dengan membaca, warga bisa membuka jendela pengetahuan yang lebih luas,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan