Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) keluar sebagai juara umum Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III Tahun 2026. Gelar tersebut dipastikan setelah tim Untad menundukkan Telkom Indonesia pada partai Grand Final Beregu Putra yang berlangsung menjelang seremoni penutupan.
Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III resmi berakhir di Lapangan Tenis Gelanggang Olahraga (GOR) Palu, Rabu (16/9/2026). Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-45 Untad itu mempertemukan 245 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Sekretaris Panitia, Dr. Hasan, M.Hum, mengatakan penyelenggaraan turnamen mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari PELTI Pusat, PELTI Sulawesi Tengah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu, sponsor, media partner, wasit hingga tenaga pendukung dan para atlet.
Menurut Hasan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet dan komunitas tenis untuk memperluas silaturahmi serta membangun jejaring antardaerah.
“Turnamen tahun ini mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Open Turnamen Rektor Untad telah berkembang menjadi salah satu agenda olahraga tenis yang diperhitungkan dan memiliki daya tarik yang kuat, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.
Sebanyak 245 atlet ambil bagian dalam sejumlah kategori. Rinciannya, 108 atlet mengikuti kategori beregu putra, 27 atlet beregu putri, 24 atlet ganda putra perorangan, 16 atlet ganda putri perorangan, 40 atlet kelompok umur putra dan 30 atlet kelompok umur putri.
Para peserta datang dari berbagai wilayah, di antaranya Medan, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Makassar, Manado, Mamuju, Palu, Sidrap, Polewali Mandar, Palopo, Banggai, Tolitoli, Morowali, Poso, Donggala, Parigi Moutong dan Sigi.
Hasan menyebut seluruh pertandingan berlangsung aman dan tertib dengan semangat sportivitas. Ia berharap turnamen tersebut terus berkembang dan menjadi salah satu agenda tenis yang mampu mendorong pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan olahraga, pendidikan dan potensi pariwisata Sulawesi Tengah.
“Kami berharap Rektor Untad Cup dapat terus berkembang menjadi turnamen tenis unggulan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, sekaligus menjadi media promosi olahraga, pendidikan, dan pariwisata di Sulawesi Tengah,” katanya.
Sementara itu, Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, kehadiran atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana memperluas persahabatan dan membangun jejaring positif.
“Kami ingin terus membangun kampus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga sehat, jujur, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Prof. Amar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP PELTI Prof. Dr. Ir. Nurdin Halid yang kembali memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Rektor Untad Cup.
Prof. Amar menilai keberlanjutan turnamen penting untuk memberikan ruang pembinaan bagi atlet sekaligus menghadirkan tontonan olahraga bagi masyarakat. Ia berharap penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya dapat terus ditingkatkan.
“Menang itu penting, tetapi yang lebih penting adalah menjunjung sportivitas dan persaudaraan. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, penyelenggaraan, prestasi hingga administrasi,” katanya.
Dengan kemenangan atas Telkom Indonesia di partai final beregu putra, Untad menutup Rektor Untad Cup III dengan status juara umum. Turnamen selama lima hari tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-45 Untad dan mempertemukan atlet tenis dari berbagai penjuru Indonesia. *














