Karama.id – Palu, Anwar Hafid secara resmi melepas 1.751 jemaah haji asal Sulawesi Tengah tahun 1447 Hijriah/2026 M di Asrama Haji Palu, Kamis (7/5/2026) malam.
Dari total jemaah yang diberangkatkan, jemaah tertua tercatat berusia 95 tahun, sementara jemaah termuda berusia 17 tahun.

Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaah memaknai ibadah haji sebagai panggilan langsung dari Allah SWT, bukan semata karena antrean keberangkatan yang telah tiba.
“Bapak dan Ibu berangkat tahun ini bukan semata karena antrean sudah tiba, tetapi karena Allah yang memanggil dan mengundang Bapak-Ibu menjadi tamu-Nya,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar seluruh jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah haji dengan penuh keikhlasan, ketenangan, dan rasa syukur.
“Kalau Allah yang mengundang kita, maka Allah pula yang akan menjamin dan mengurus segala-galanya. Tidak usah takut, tidak usah ragu, karena kita adalah tamu Allah,” katanya.
Selain memberikan pesan spiritual kepada para jemaah, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus meningkatkan pelayanan haji bagi masyarakat.
Ia berharap ke depan Sulawesi Tengah dapat memiliki embarkasi haji sendiri sehingga proses keberangkatan jemaah tidak lagi melalui Balikpapan.
“Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan, embarkasi haji Sulawesi Tengah tidak lagi melalui Balikpapan, tetapi langsung dari Palu,” jelasnya.
Gubernur turut meminta doa dari seluruh jemaah agar Sulawesi Tengah senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan.
“Saya titip doa untuk Sulawesi Tengah. Doakan daerah ini diberkahi Allah SWT, para pemimpinnya diberi kesehatan dan kekuatan agar bisa memimpin dengan baik,” tuturnya.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Para calon jemaah haji tampak didampingi keluarga sebelum melanjutkan perjalanan menuju Balikpapan dan selanjutnya bertolak ke Makkah serta Madinah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, para pendamping haji, serta calon jemaah haji asal Sulawesi Tengah.














