Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulawesi Tengah Saksikan Penandatanganan Kesepakatan Tapal Batas dan Pembangunan Pintu Gerbang Antar Kabupaten

badge-check


					Bupati Poso, dr. Verna Gladies M. Inkiriwang, bersama Pj Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, SE, M.SA, menandatangani kesepakatan terkait tapal batas dalam sebuah seremoni yang digelar di Torau, Kabupaten Poso, (Foto: Humas Pemprov Sulteng) Perbesar

Bupati Poso, dr. Verna Gladies M. Inkiriwang, bersama Pj Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, SE, M.SA, menandatangani kesepakatan terkait tapal batas dalam sebuah seremoni yang digelar di Torau, Kabupaten Poso, (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Karama.id – Poso, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, menghadiri dan menyaksikan penandatanganan berita acara kesepakatan terkait tapal batas serta pembangunan pintu gerbang bersama antara Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong.

Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Poso, dr. Verna Gladies M. Inkiriwang, dan Pj Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, SE, M.SA, dalam sebuah acara yang berlangsung di Torau, Kabupaten Poso, pada Senin (3/2/2025).

Pintu gerbang bersama tersebut akan dibangun di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, serta Desa Maleyali, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Kehadiran pintu gerbang ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar daerah sekaligus memperjelas batas administratif yang selama ini menjadi perhatian.

Gubernur Rusdy Mastura menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam pembangunan daerah, khususnya bagi wilayah perbatasan. Ia juga berharap kerja sama antara kedua kabupaten ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas dengan cara damai dan berdasarkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, seperti akuntabilitas, transparansi, serta partisipasi masyarakat.

“Semoga MoU yang kita tandatangani hari ini dapat menjadi lompatan dalam membangun daerah dan mendukung program strategis nasional,” ujar Rusdy Mastura.

Bupati Poso, dr. Verna Gladies M. Inkiriwang, menambahkan bahwa pembangunan pintu gerbang ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga simbol persatuan, identitas budaya, serta kearifan lokal kedua daerah.

Sementara itu, Pj Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, berharap proyek pembangunan pintu gerbang bersama ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan memperoleh dukungan dari Balai Jalan Kementerian PUPR.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dr. Komang Adi Sujendra, Sp.PD, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Dr. Ir. Faidul Keteng, ST, M.Si, M.T, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kabupaten Poso dan Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi