Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

MTQ Kecamatan Palasa Berlangsung Khidmat, Perkuat Syiar Al-Qur’an dan Ukhuwah Islamiyah

badge-check


					Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Palasa yang digelar di Desa Eeya, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Istimewa) Perbesar

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Palasa yang digelar di Desa Eeya, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Palasa yang digelar di Desa Eeya, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (30/5/2026), berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, tokoh agama, peserta, serta tamu undangan yang hadir dari berbagai desa di Kecamatan Palasa.

Namun, pelaksanaan MTQ tahun ini turut diwarnai kekecewaan sejumlah warga atas ketidakhadiran Bupati Parigi Moutong yang sebelumnya diharapkan dapat membuka kegiatan secara langsung.

Sejak awal, masyarakat menaruh harapan besar agar kepala daerah dapat hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi Qurani dan pengembangan syiar Islam di wilayah Kecamatan Palasa.

Baca Juga:
Pemkab Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Natal dan Tahun Baru”

Kepala Desa Eeya, Sumanto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa ketidakhadiran Bupati bukan karena mengabaikan kegiatan tersebut, melainkan karena adanya agenda pemerintahan lain yang harus dijalankan pada waktu yang bersamaan.

“Kami menyampaikan kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir bahwa Bapak Bupati berhalangan hadir karena sedang menjalankan sejumlah kegiatan pemerintahan yang telah terjadwal di wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah masyarakat mengaku tetap merasa kecewa karena kehadiran Bupati dinilai penting untuk memberikan motivasi kepada para peserta yang telah mempersiapkan diri mengikuti berbagai cabang lomba MTQ.

Menurut warga, MTQ tidak hanya menjadi agenda keagamaan rutin, tetapi juga merupakan sarana pembinaan generasi muda dalam meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Baca Juga:
Keindahan Laut Marantale, Permata Tersembunyi di Parigi Moutong”

Terlepas dari ketidakhadiran kepala daerah, pelaksanaan MTQ tetap berlangsung sukses dengan dukungan penuh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, panitia, serta masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman.

Para peserta yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Palasa akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan yang menjadi bagian dari proses seleksi untuk mewakili kecamatan pada ajang MTQ tingkat kabupaten.

Masyarakat berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi