Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Pemprov Sulteng Matangkan Persiapan Haji 2026, 1.751 Jamaah Siap Berangkat

badge-check


					Peserta rakor persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng. (Foto: Istimewa) Perbesar

Peserta rakor persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mematangkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui rapat koordinasi (rakor) tingkat provinsi yang digelar di ruang Polibu Kantor Gubernur, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah, sebanyak 1.751 jamaah haji asal Sulteng siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, 351 jamaah merupakan kategori lanjut usia (lansia) yang menjadi perhatian khusus dalam pelayanan.

Gubernur Sulawesi Tengah melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Farid Rifai Yotolembah, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan pelayanan maksimal.

“Penyelenggaraan ibadah haji adalah amanah besar yang harus dilaksanakan dengan pelayanan sempurna,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan haji yang berkeadilan, berempati, serta berpihak kepada kelompok rentan, seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan jamaah lansia.

“Khususnya bagi perempuan, disabilitas, dan lansia, yang wajib kita pahami dan laksanakan dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Farid juga menyoroti jumlah jamaah lansia yang cukup signifikan, sehingga memerlukan perhatian lebih dalam seluruh tahapan pelayanan, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal.

“Mari satukan pikiran dan langkah demi terwujudnya penyelenggaraan haji yang berkualitas, terhormat, dan berkesan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah Muchlis Aseng, Plt Kepala Biro Kesra Rustam Arifuddin, para kepala bagian kesra kabupaten/kota, serta perangkat daerah terkait.

Pemerintah Provinsi berharap melalui sinergi lintas sektor, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah asal Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi