Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Setahun Sulteng BERANI, Gubernur Anwar Hafid Klaim IPM Naik dan Ekonomi Peringkat Dua se-Sulawesi

badge-check


					Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar-Reny, dalam Tasyakuran 1 Tahun Sulteng BERANI yang digelar di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar-Reny, dalam Tasyakuran 1 Tahun Sulteng BERANI yang digelar di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Memasuki satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menyatakan sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Hal itu disampaikan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dalam Tasyakuran 1 Tahun Sulteng BERANI yang digelar di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat, Minggu (22/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid menyebut peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 serta pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang bertahan di posisi kedua tertinggi se-Sulawesi sebagai indikator awal menguatnya fondasi pembangunan daerah.

“Ini baru satu tahun, pondasi sudah kita bangun. Ke depan kita akan bekerja lebih keras agar hasilnya semakin nyata dirasakan masyarakat,” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan warga.

Gubernur menegaskan, sembilan program prioritas bertajuk “BERANI” dirancang untuk menekan beban hidup masyarakat sekaligus mempercepat kemajuan daerah. Program tersebut menyasar sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga konektivitas wilayah.

Di bidang pendidikan, melalui program BERANI Cerdas, Pemprov Sulteng akan kembali membuka pendaftaran bantuan pendidikan pada April 2026. Pemerintah daerah disebut telah menjalin kerja sama dengan sekitar 400 perguruan tinggi di Indonesia, dengan mekanisme pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditransfer langsung ke kampus penerima.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, program BERANI Sehat tetap memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pemprov juga mendorong penguatan layanan dokter spesialis di daerah.

Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido, menyampaikan rencana pengembangan Rumah Sakit Pendidikan di Sulawesi Tengah sebagai upaya memenuhi kebutuhan dokter spesialis secara mandiri.

“Kita ingin ke depan Sulawesi Tengah mampu memenuhi kebutuhan dokter spesialis sendiri, sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke luar daerah,” ujarnya.

Selain program daerah, Pemprov Sulteng juga menyelaraskan kebijakan dengan program nasional, antara lain Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, serta Sekolah Rakyat yang disebut telah mulai berjalan di wilayah Sulawesi Tengah.

Pada sektor konektivitas dan ekonomi, pemerintah daerah menargetkan pembukaan penerbangan internasional langsung serta pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri agar dapat ditingkatkan statusnya menjadi embarkasi haji. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas akses investasi dan kunjungan ke daerah.

“Kita ingin Sulawesi Tengah semakin dikenal dan ekonominya terus tumbuh,” kata Anwar Hafid.

Kegiatan tasyakuran tersebut dirangkaikan dengan zikir, doa bersama, buka puasa bersama masyarakat, serta pelepasan Tim Safari Ramadan Pemprov Sulteng Tahun 2026 yang akan bertugas menyosialisasikan program prioritas ke seluruh kabupaten dan kota.

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi