Karama.id – Palu, Pemerintah Kota Palu kembali menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan stabilitas keamanan di tingkat kelurahan. Hal ini tercermin dari agenda pertemuan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, bersama Wakil Wali Kota, Imelda Liliana Muhidin, dengan para lurah dan camat se-Kota Palu pada Selasa, 27 Mei 2025.
Pertemuan yang digelar di Auditorium Kantor Sekretariat Daerah tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi ajang evaluasi terhadap tindak lanjut upaya keamanan yang sebelumnya telah diarahkan oleh Wali Kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menekankan pentingnya pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan. Ia mengingatkan para lurah agar tidak hanya membahas isu keamanan secara internal, tetapi juga melibatkan tokoh adat, tokoh pemuda, kaum ibu, serta tokoh sepuh dalam proses diskusi dan penyusunan rencana tindakan.
“Saya sudah instruksikan agar pertemuan lintas tokoh dilakukan. Sekarang saya ingin mendengar hasilnya. Sudah sejauh mana langkah konkret yang diambil?” tegas Wali Kota di hadapan para peserta pertemuan.
Lebih lanjut, Hadianto meminta laporan tertulis dari setiap kelurahan terkait rencana aksi keamanan yang telah dirumuskan. Ia menyatakan bahwa pembahasan mendetail satu per satu tidak efektif jika tidak diawali dengan dokumen yang terstruktur.
“Tolong disiapkan laporannya secara tertulis. Apa rencana aksi yang telah dibuat, siapa yang terlibat, dan bagaimana pelaksanaannya. Itu penting untuk saya pelajari sebelum kita diskusikan lebih lanjut,” tambahnya.
Sebagian besar lurah yang hadir menyatakan telah menindaklanjuti arahan tersebut dan menyampaikan bahwa pertemuan lintas elemen masyarakat telah dilaksanakan di masing-masing wilayah. Rencana aksi tertulis pun telah disusun dan siap diserahkan kepada Wali Kota sebagai bahan evaluasi.
Menutup pertemuan, Wali Kota Hadianto menyampaikan bahwa pada hari berikutnya, seluruh camat dan lurah akan kembali diundang untuk melakukan pemaparan lanjutan secara sistematis. Tujuannya adalah untuk menyatukan rencana-rencana aksi tersebut menjadi satu kerangka besar yang terintegrasi antarwilayah.
“Besok kita lanjutkan. Saya ingin masing-masing camat menyiapkan presentasi berdasarkan laporan lurah di wilayahnya. Kita perlu duduk bersama menyatukan rencana agar langkah kita ke depan lebih terarah dan kolektif,” ujar Hadianto menutup pertemuan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Palu dalam memperkuat sistem keamanan partisipatif berbasis komunitas dan mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial.














