Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Nasional

Presiden Prabowo Abadikan Nama Ibunda dalam Anggrek Diplomatik Singapura

badge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto melihat anggrek 'Paraphalante Dora Sigar Soemitro', Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto melihat anggrek 'Paraphalante Dora Sigar Soemitro'," diabadikan dari nama Ibunya, Dora Sigar Soemitro, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Singapura, Dalam rangka kunjungan kenegaraan ke Singapura, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengabadikan nama sang ibunda, Dora Sigar Soemitro, melalui penamaan resmi bunga anggrek khas Singapura.

Momen penuh makna ini berlangsung dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Parliament House of Singapore, Senin (16/6), dan menjadi bagian dari tradisi “Orchid Naming Ceremony” yang kerap digelar untuk menghormati pemimpin negara sahabat.

“Dalam rangka mempererat hubungan bilateral, Presiden Prabowo memberikan nama anggrek ‘Paraphalante Dora Sigar Soemitro’,” demikian keterangan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI yang dikutip dari CNN Indonesia.

Penamaan anggrek ini bukan sekadar simbol kehormatan negara, tetapi juga bentuk penghormatan personal Presiden Prabowo kepada mendiang ibunya.

“Nama anggrek tersebut dipilih langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan kepada almarhumah ibunda tercinta, Dora Sigar Soemitro,” lanjut pernyataan dari Istana Kepresidenan RI.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, CEO Singapore National Parks, Hwang Yu-ning, turut memaparkan karakteristik unik dari anggrek hibrida tersebut.

Anggrek Paraphalante Dora Sigar Soemitro dikenal sebagai jenis yang sangat produktif, dengan tangkai bunga setinggi 30–40 cm yang menghasilkan 8 hingga 12 kuntum bunga besar berdiameter sekitar 7 cm. Bunga ini memiliki kelopak dan mahkota berbentuk bintang berwarna merah muda lembut dengan corak garis mawar kaya yang memudar ke putih di ujungnya.

Keelokan bunga ini semakin istimewa dengan bibir bercabang berwarna dasar emas cerah, dihiasi totol merah marun, memberikan kesan kontras dramatis yang tetap harmonis.

Sebagai penutup prosesi, Hwang Yu-ning juga menyerahkan kepada Presiden Prabowo sebuah buku berjudul “Singapore’s Orchid Diplomacy”, sebagai simbol persahabatan dan penghormatan diplomatik kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Nasional