Karama.id – Palu, Universitas Tadulako menjalin kerja sama strategis dengan Rotary International melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di aula fakultas kedokteran yang juga bertepatan dengan perayaan Dies Natalis Untad ke 44. Kerja sama ini fokus pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kesehatan, khususnya pencegahan penyakit thalassemia.
Dalam kerja sama ini, Universitas Tadulako dan Rotary menggelar kegiatan skrining thalassemia bagi mahasiswa sebagai upaya deteksi dini terhadap penyakit kelainan darah tersebut. Sekitar 100 mahasiswa Untad telah mengikuti pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah mereka membawa sifat thalassemia.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama ini.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan Rotary. Ini adalah langkah nyata kami sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tapi juga peduli terhadap kesehatan masyarakat dan generasi muda,” ujar Prof. Amar.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi Untad sebagai kampus berdampak yang mendukung program kesehatan pemerintah daerah, seperti inisiatif “Berani Sehat” dari Gubernur Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Gubernur Rotary Distrik 3420 Indonesia, dr. Diah Anggreni, M.Kes., Sp.PK, mengatakan bahwa Rotary siap mendukung Untad dalam edukasi kesehatan, skrining lanjutan dengan hemoglobin elektroforesis, konseling genetik, dan kampanye donor darah.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Rotary dari Jepang dan Rotary Club Palu. Rotary menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada skrining kesehatan saja, tetapi akan terus berlanjut dalam bentuk kegiatan pendidikan, pelatihan, pertukaran mahasiswa, hingga penelitian bersama.
Dengan adanya kerja sama ini, Universitas Tadulako berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya dalam bidang kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.














