Karama.id – Palu, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah, Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar ST., MT., IPU., ASEAN Eng, menghadiri program Dialog Dalam Studio yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Palu. Acara ini berlangsung pada Kamis, 10 April 2025 di Studio 1 RRI Palu dengan mengangkat tema “Berani Cerdas, Berani Sehat pada HUT Provinsi Sulteng.”
Dialog interaktif ini menghadirkan empat narasumber utama, yaitu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes; Rektor Untad Prof. Amar; Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, Wayan Apriyani SKM., M.Epid; serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, S.KM., M.Kes.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amar menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Sulteng yang dinilainya sangat fundamental dalam mempersiapkan generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik.
“Kebijakan yang diambil oleh Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur sangat luar biasa. Hal ini mempersiapkan kita menuju generasi emas,” ujar Rektor Untad.
Ia juga menegaskan komitmen Universitas Tadulako dalam mendukung program pemerintah melalui berbagai kebijakan pro-mahasiswa, termasuk kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau.
“UKT yang diberikan masih standar dan belum terlalu tinggi, sehingga memberikan peluang besar bagi adik-adik mahasiswa untuk bergabung bersama kami di Universitas Tadulako,” jelasnya.
Rektor juga menyoroti pentingnya sinergi antara universitas dan pemerintah dalam mendukung program-program unggulan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, yang membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Evaluasi ini menjadi unggulan. Kita ingin menciptakan generasi emas yang bukan hanya cerdas tetapi juga sehat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prof. Amar memaparkan sejumlah program studi unggulan di Untad, termasuk profesi guru, apoteker, kedokteran, dan teknik. Ia juga menyatakan kesiapan universitas untuk mendukung visi “Satu Desa Satu Dokter” yang digagas oleh Pemerintah Daerah.
“Program ini sangat cerdas dan memungkinkan untuk dilaksanakan. Kami siap melakukan kolaborasi untuk mensukseskannya,” tegasnya.
Sebagai penutup, Rektor Untad mengajak seluruh siswa SMA/SMK sederajat di Sulawesi Tengah untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi di Untad atau institusi lain di wilayah ini.
“Kami siap menampung alumni siswa SMA/SMK sederajat kita untuk mendukung program pemerintah ‘Berani Cerdas dan Berani Sehat’ demi menciptakan generasi emas Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Acara ini menjadi momentum penting bagi Universitas Tadulako dalam mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.














